BOJONEGORO — Suasana Balai Desa Pacul, Kecamatan Bojonegoro, tampak lebih riuh dan hidup dari biasanya. Puluhan warga berkumpul dengan antusiasme tinggi untuk mengikuti gelaran tahunan Lelang Tanah Kas Desa (TKD) Pacul. Tradisi pemanfaatan aset desa melalui sistem lelang terbuka ini kembali digelar secara transparan dan kondusif. (13/08/2026)

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Camat Bojonegoro bersama jajaran Staf Seksi Pemerintahan Kecamatan Bojonegoro. Turut hadir mengawal jalannya acara, Kepala Desa Pacul beserta jajaran perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta unsur TNI-Polri dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat untuk memastikan ketertiban dan keamanan selama proses lelang berlangsung.

Sejak pembukaan acara, raut antusiasme terpancar jelas dari para peserta lelang yang terdiri dari warga Desa Pacul. Mereka saling mengajukan penawaran harga secara terbuka untuk mendapatkan hak kelola lahan pertanian milik desa tersebut. Persaingan penawaran harga berjalan hangat dan kompetitif, namun tetap menjunjung tinggi rasa kekeluargaan dan keterbukaan.

Camat Bojonegoro dalam kesempatan tersebut mengapresiasi pelaksanaan lelang yang dinilainya berjalan sangat demokratis dan tertib. Pengawasan dari BPD serta hadirnya unsur muspika dan aparat keamanan menegaskan bahwa pengelolaan aset Desa Pacul dilakukan secara akuntabel demi kemajuan bersama.

Sementara itu, Kepala Desa Pacul menyampaikan terima kasih atas partisipasi aktif masyarakat. Hasil dari lelang Tanah Kas Desa ini nantinya akan dialokasikan kembali untuk menyokong Pendapatan Asli Desa (PADes), yang pemanfaatannya ditujukan bagi pembangunan infrastruktur desa serta program-program pemberdayaan masyarakat Pacul.

Hingga batas akhir penawaran, seluruh objek tanah kas desa yang dilelang berhasil mendapatkan pemenang lelang secara sah. Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara lelang dalam suasana aman, lancar, dan penuh keakraban.

(BM)


By Admin
Dibuat tanggal 13-08-2026
0 Dilihat