KECAMATAN BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus menunjukkan komitmennya dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program inovatif. Salah satu inisiatif strategis yang kini menjadi sorotan adalah program Bimbingan Teknis (Bimtek) "Gayatri" yang secara khusus menyasar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari berbagai program bantuan sosial (28/11/2025).
Program Gayatri dirancang bukan sekadar memberikan bantuan sesaat, melainkan sebagai upaya transformasi mental dan keterampilan agar KPM dapat melepaskan diri dari ketergantungan bantuan dan menjadi keluarga yang mandiri secara ekonomi.
Bimtek Gayatri yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Bojonegoro bersama Dinas Peternakan dan Perikanan, Camat Kecamatan Bojonegoro (Mochlisiin Andi Irawan, S.STP., MM), serta dihadiri oleh Kepala Sekretariat Daerah, Bapak Edi Susanto, S.Sos., M.Si.
Bimtek Gayatri menyajikan materi pelatihan yang sangat relevan dengan kebutuhan pasar dan potensi lokal Bojonegoro. Tujuannya adalah membekali KPM dengan keterampilan wirausaha praktis dan dapat langsung diimplementasikan.
"Dari 7 desa yang paling aktif dan sudah berkembang ini dari Desa Pacul, Desa Sukorejo, Desa Mulyoagung, Desa Campurejo, Kalirejo, Semanding dan Kauman yang kemarin melaporkan kegiatan Gayatri bersumber dari APBN yang benar-benar menghasilkan. Program ini berarti tidak sia-sia" , tukas camat
Benih kemandirian terwujud dari Program Gayatri. Seperti yang telah disampaikan Sekda untuk menegaskan komitmen ini. "Program Gayatri ini jantung dari upaya kita mengentaskan kemiskinan berbasis pemberdayaan" .
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan dalam Bimtek tersebut juga memberikan paparan materi untuk KPM dengan pembuatan pakan mandiri yang harapan KPM nantinya tidak rugi sesuai kajian tekhnis. Program ini menjadi bukti nyata bahwa solusi pengentasan kemiskinan harus bersifat berkelanjutan melalui Sumber Daya Manusia (SDM) dan peningkatan kompetensi. (Belladina)