Kecamatan Bojonegoro - Upaya mewujudkan keluarga berkualitas dan menekan angka stunting di tingkat akar rumput terus digencarkan. Di Desa Sukorejo, program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) yang diinisiasi dari Dosen dari Bina Keluarga Balita dan didukung penuh oleh Pemerintah Desa, telah berhasil menamatkan puluhan orang tua yang siap menjadi pionir pola asuh positif. (25/11/2025)
SOTH, yang diadakan hingga 6 kali pertemuan secara berkala, bukanlah sekadar seminar, melainkan kelas intensif yang mengajarkan berbagai aspek penting dalam pengasuhan. Mulai dari pemenuhan gizi seimbang, stimulasi tumbuh kembang anak usia dini, pendidikan karakter, hingga manajemen emosi orang tua. Pertemuan SOTH diisi dengan materi Penerapan Fungsi Keluarga, Pembiasaan Hidup Bersih dan Sehat Bagi Ibu Hamil dan Baduta, Pengasuhan yang Tanggap (Konsisten dan Tepat) Kebutuhan Anak, Stimulasi Perkembangan Anak, Kesehatan Fisik dan Mental Ibu dan Anak Pada Masa 1000 HPK, Peran Ayah dan Anggota Keluarga Lainnya.
Dampak positif dari program ini sangat terasa. Sebelumnya, banyak orang tua di Sukorejo yang masih menerapkan pola asuh tradisional yang minim komunikasi dua arah. Setelah mengikuti SOTH, terjadi pergeseran signifikan dalam cara mereka berinteraksi dengan anak.
Para peserta diajari pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan (fathering), cara memberikan pujian yang efektif, dan teknik komunikasi yang membuat anak merasa didengar. Materi ini menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan pengasuhan di era digital.
"Awalnya saya kira mengasuh itu hanya soal kasih makan dan sekolahkan. Setelah ikut SOTH, ternyata ilmu parenting itu luas sekali. Yang paling berkesan, saya diajari cara mengelola emosi. Dulu kalau anak rewel, saya ikut marah. Sekarang, saya belajar menarik napas dan memahami kenapa anak rewel. Hubungan saya dengan anak jadi jauh lebih dekat dan tenang."
Keberhasilan SOTH adalah hasil sinergi antara Tim Pergerak PKK, Kader Bina Keluarga Balita (BKB), yang menjadi fasilitator, puskesmas dan pihak desa. (Belladina)