KECAMATAN BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Dindagkop-UM) menyelenggarakan Operasi Pasar Khusus LPG 3 KG pada Selasa (31/3/2026). Salah satu titik pelaksanaan kegiatan ini dipusatkan di Kecamatan Bojonegoro untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat dengan harga terjangkau.
Kegiatan yang dimulai tepat pukul 13.00 WIB ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dengan Pertamina. Langkah ini diambil sebagai respons cepat untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen dan memastikan distribusi gas melon tepat sasaran.
Dalam operasi pasar ini, masyarakat dapat menebus LPG 3 KG dengan harga Rp18.000 per tabung. Harga ini jauh lebih murah dibandingkan harga di tingkat pengecer yang kerap mengalami kenaikan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Pantauan di lokasi menunjukkan warga telah berkumpul sejak siang hari dengan membawa tabung kosong dan persyaratan administrasi berupa KTP. Mengingat tingginya permintaan, panitia memberlakukan sistem antrean yang teratur.
Jadwal pelaksanaan operasi pasar ini dibatasi hingga pukul 15.00 WIB, atau akan ditutup lebih awal jika stok LPG yang disediakan telah habis terjual.
"Kami sangat terbantu karena akhir-akhir ini LPG melon sangat langka di Bojonegoro. Dengan adanya operasi pasar di kantor kecamatan ini, kami merasa diperhatikan oleh pemerintah," ujar salah satu warga Kelurahan Kepatihan yang ikut mengantre.
Pemerintah Kecamatan Bojonegoro mengimbau warga agar tetap tertib dan tidak melakukan aksi borong (panic buying). Operasi pasar ini diharapkan dapat menekan spekulasi harga di pasar serta menjadi solusi nyata bagi rumah tangga sasaran dan pelaku usaha mikro di wilayah Kecamatan Bojonegoro.
Hingga berita ini diturunkan, proses distribusi masih berlangsung dengan pengawalan ketat dari petugas untuk memastikan kelancaran acara hingga stok terakhir tersalurkan.
(BM)