BOJONEGORO – Pemerintah Kecamatan Bojonegoro menggelar kegiatan sosialisasi dan pembekalan teknis terkait penanganan data anomali Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSEN). Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Bojonegoro ini bertujuan untuk meningkatkan validitas data kemiskinan dan memastikan bantuan sosial tepat sasaran.
Acara ini dipimpin langsung oleh Camat Bojonegoro, didampingi Sekretaris Kecamatan (Sekcam), serta menghadirkan narasumber ahli dari Badan Pusat Statistik (BPS). Turut hadir dalam forum ini ASN dari BPKAD, petugas PCL/PML, seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (PNS & PPPK) dari tingkat desa dan kelurahan se-Kecamatan Bojonegoro, serta perwakilan dinas satu atap di wilayah kecamatan.
Dalam sambutannya, Camat Bojonegoro menegaskan bahwa data yang akurat adalah kunci utama efektivitas program pemerintah. Sosialisasi ini difokuskan pada empat materi krusial:
Petugas PCL (Pencacah Lapangan) dan PML (Pemeriksa Lapangan) diharapkan dapat bersinergi dengan perangkat desa/kelurahan untuk melakukan penyisiran data secara mendalam. Kecamatan Bojonegoro dan BPKAD mendapatkan kolaborasi strategis sebagai satu kesatuan tim kerja dalam menyukseskan agenda survei dan verifikasi data anomali di wilayah setempat
Pihak BPS memberikan penjelasan mendalam mengenai teknis pengisian instrumen perbaikan agar data yang dihasilkan memenuhi standar statistik nasional. Sementara itu, jajaran ASN (PNS & PPPK) diminta untuk segera menindaklanjuti hasil sosialisasi ini dengan melakukan verifikasi di wilayah masing-masing.
Melalui giat ini, Kecamatan Bojonegoro berkomitmen untuk menghadirkan basis data yang bersih dan akuntabel, sehingga seluruh kebijakan pembangunan dan jaring pengaman sosial dapat dirasakan manfaatnya secara maksimal oleh masyarakat yang membutuhkan.
(BM)