BOJONEGORO – Sebagai langkah konkret mengantisipasi genangan air di wilayah perkotaan, jajaran Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik rawan banjir di wilayah Kecamatan Kota, Kamis (06/05/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Nurul Azizah, didampingi oleh Camat Bojonegoro, David Yudha Prasetya, serta tim teknis dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sumber Daya Air (SDA) dan Dinas PU Cipta Karya.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan menyisir beberapa titik drainase dan pintu air. Fokus utama inspeksi adalah memastikan tidak adanya sumbatan pada saluran air (got) serta mengecek fungsionalitas pompa air di wilayah perkotaan.

Nurul Azizah menekankan pentingnya normalisasi drainase yang terhubung langsung dengan pemukiman warga. Menurutnya, pemeliharaan rutin adalah kunci agar sistem pembuangan air tetap optimal saat intensitas hujan tinggi.

Sidak ini juga menjadi ajang koordinasi lapangan untuk memetakan wilayah mana saja yang memerlukan perbaikan infrastruktur segera.

  • Dinas PU SDA berfokus pada manajemen aliran sungai dan pintu-pintu air utama.
  • Dinas PU Cipta Karya menitikberatkan pada penataan drainase jalan dan lingkungan pemukiman.
  • Pihak Kecamatan berperan dalam sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah ke saluran air dan melaporkan jika terjadi pendangkalan serius.

Camat Bojonegoro, David Yudha Prasetya, menambahkan bahwa inspeksi ini merupakan bentuk respon cepat pemerintah atas aspirasi warga terkait titik-titik yang sering mengalami genangan.

"Dengan turun langsung bersama dinas teknis, kita bisa langsung menentukan solusi, apakah perlu dilakukan pengerukan manual atau perbaikan konstruksi pada bak kontrol yang ada," .

Diharapkan dengan adanya inspeksi dan langkah antisipatif ini, risiko banjir di wilayah pusat Kabupaten Bojonegoro dapat ditekan semaksimal mungkin, sehingga mobilitas dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga meski memasuki musim penghujan.

(BM)


By Admin
Dibuat tanggal 07-05-2026
15 Dilihat