BOJONEGORO – Semangat gotong royong terpancar jelas di sepanjang Jalan Hasanuddin, Kelurahan Kauman, pagi ini. Sebagai langkah nyata mitigasi bencana banjir, berbagai elemen masyarakat dan pemerintah daerah bersinergi melakukan kerja bakti pembersihan drainase secara besar-besaran, Kamis (06/05/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, yang turun langsung ke lapangan untuk meninjau proses pengerukan sedimen dan pembersihan sampah di saluran air utama wilayah tersebut.

Kerja bakti ini menjadi potret kolaborasi yang kuat antar instansi. Hadir di lokasi mendampingi Wakil Bupati adalah Camat Bojonegoro beserta jajaran staf, tim teknis dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Tidak hanya unsur birokrasi, garda terdepan kewilayahan pun tampak kompak di lapangan, mulai dari:

  • Pemerintah Desa/Kelurahan Kauman yang menggerakkan potensi lokal.
  • Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang menjaga kelancaran dan keamanan kegiatan.
  • Anggota Linmas yang bahu-membahu bersama warga.
  • Warga sekitar yang antusias membersihkan area depan hunian dan toko masing-masing.

Kegiatan difokuskan pada pengangkatan sampah rumah tangga dan pengerukan lumpur yang mengendap di dasar selokan. Endapan sedimen yang tebal diketahui menjadi salah satu penyebab utama meluapnya air ke jalan saat hujan dengan intensitas tinggi melanda wilayah perkotaan.

Nurul Azizah mengapresiasi kekompakan semua pihak yang terlibat. Ia menyebut bahwa infrastruktur yang baik tidak akan berfungsi maksimal tanpa peran serta masyarakat dalam menjaganya.

"Hari ini kita melihat sinergi yang luar biasa. Ada tim dari DLH dan PU yang membawa peralatan teknis, namun peran warga dan aparat kewilayahan yang paling krusial. Pencegahan banjir bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama," tutur Nurul Azizah di sela-sela pembersihan.

Camat Bojonegoro menegaskan bahwa giat kerja bakti ini bukan sekadar seremonial. Pihak kecamatan akan terus mendorong program serupa di titik-titik rawan lainnya.

Aksi bersih-bersih ini diakhiri dengan pengangkutan sampah dan lumpur hasil kerja bakti menggunakan armada dari Dinas Lingkungan Hidup untuk segera dibuang ke tempat pembuangan akhir.

(BM)


By Admin
Dibuat tanggal 07-05-2026
16 Dilihat